Pengertian LCL dan FCL dalam Pengiriman Luar Negeri Via Laut

Penting untuk mengetahui perbedaan dan pengertian LCL dan FCL dalam pengiriman luar negeri via laut simak di sini.

Jika ingin terjun dalam bisnis ekspor, pastikan Anda mengetahui pengertian LCL dan FCL dalam pengiriman luar negeri via laut. LCL dan FCL merupakan metode pengiriman barang melalui jalur laut menggunakan kontainer pengangkut barang.

Kedua metode ini memiliki perbedaan meskipun keduanya sama-sama dikirim melalui jalur laut. Berikut ini pengertian dan perbedaan metode LCL dan FCL untuk mengirim barang ke luar negeri via laut.

Pengertian LCL dan FCL dalam Pengiriman Luar Negeri Via Laut

  1. Definisi

FCL adalah metode pengiriman barang melalui jalur laut dengan menyewa satu kontainer untuk keperluan pengiriman barang. Dengan demikian, barang yang Anda kirim tidak bercampur dengan milik orang lain sehingga minim resiko kerusakan.

Biasanya, pengiriman barang dengan metode FCL digunakan jika mengirimkan barang dengan jumlah yang sangat banyak atau berukuran sangat besar. Dengan metode FCL, sejumlah barang yang dikirimkan bisa sampai ke lokasi tujuan secara bersamaan.

Sementara, LCL adalah kebalikan dari metode FCL. LCL adalah metode pengiriman jalur laut dengan muatan kontainer yang lebih sedikit. Jadi, ada ketentuan khusus terkait batas ukuran dan berat barang yang dikirimkan dengan metode ini.

  1. Keamanan

Perbedaan pengertian LCL dan FCL dalam pengiriman luar negeri via laut terletak pada keamanan pengirimannya. Metode pengiriman FCL relatif lebih aman karena satu kontainer disewa secara penuh untuk satu pengirim.

Sementara metode LCL memiliki resiko keamanan yang rendah karena barang yang dikirimkan bercampur dengan barang lainnya. Ini bisa menyebabkan barang-barang yang dikirim lebih tertekan atau tertindih barang lain dalam satu kontainer yang sama.

Baca Juga: Kirim Mebel ke Luar Negeri Sebaiknya Lewat Udara atau Laut?

  1. Volume Barang

Metode FCL biasa digunakan untuk mengirim barang dengan ukuran yang sangat besar atau jumlah yang banyak. Dengan satu kontainer bisa berisi barang yang ukurannya sangat besar asal masih bisa masuk ke dalam kontainer.

Sementara metode LCL biasanya dimanfaatkan oleh pengirim yang mengirimkan barang berukuran kecil serta portable. Dengan begitu, Anda bisa memilih metode LCL jika volumenya kecil.

Pengertian LCL Dan FCL Dalam Pengiriman Luar Negeri Via Laut Biaya
  1. Biaya

Biaya atau tarif untuk pengiriman metode FCL jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan metode LCL. Pasalnya, pengirim dianggap menyewa satu kontainer untuk mengirimkan barangnya. Selain itu, tarif pengirimannya juga fluktuatif bergantung jumlah kontainer yang dibutuhkan.

Untuk metode LCL, tarif yang dikenakan jauh lebih murah karena menggunakan perhitungan kubikasi. Dengan demikian, tarif yang ditetapkan juga relatif stabil sehingga pengirim bisa memperkirakannya.

  1. Tujuan

Pengertian LCL dan FCL dalam pengiriman luar negeri via laut untuk barang memiliki tujuan yang berbeda. Untuk metode FCL, biasanya bertujuan agar paket yang dikirimkan bisa segera sampai karena urgensi tersendiri. Pasalnya, pengiriman dengan metode FCL ini memang lebih cepat dibanding metode LCL.

Sementara metode LCL biasa digunakan untuk mengirimkan barang yang urgensinya tidak mendesak. Jadi, ketika pengiriman mengalami keterlambatan, maka tidak ada masalah dan pengirim atau penjual tidak merasa dirugikan.

  1. Keunggulan

Keunggulan metode FCL yakni pengirimannya tidak perlu menunggu kontainer penuh sehingga bisa sampai ke tujuan lebih cepat. Keunggulan metode LCL yakni tarifnya yang lebih murah dan cocok untuk kepentingan pengiriman perseorangan.

Itulahpenjelasan rinci tentang perbedaan serta pengertian LCL dan FCL dalam pengiriman luar negeri via laut. Pastikan Anda memperoleh informasi tersebut dari dengan membaca artikel ini sebelum kirim barang ke luar negeri melalui jalur laut.

Memuat data..