Cara Kirim Mebel ke Luar Negeri Agar Tidak Rusak

Penting untuk mengetahui cara kirim mebel ke luar negeri agar tidak rusak untuk kebutuhan ekspor furnitur, simak di sini.

Cara kirim mebel ke luar negeri merupakan pengetahuan awal yang perlu diketahui oleh calon eksportir di bidang furnitur. Ukuran berat dan volume furnitur yang cukup besar membuat barang ekspor ini membutuhkan cara khusus dalam pengirimannya.

Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan saat mengirim mebel untuk diekspor ke luar negeri. Pastikan Anda tidak salah dalam mengirimkan barang ekspor yang banyak diminati seperti furnitur ini.

Cara Kirim Mebel ke Luar Negeri Agar Tidak Rusak

  1. Utamakan Menjual Furnitur Rakitan

Jika ingin memulai sebuah bisnis ekspor di bidang furnitur, utamakanlah menjual mebel yang dapat dilepas pasang atau rakitan. Furnitur rakitan biasanya lebih diminati di luar negeri sehingga jika menjual mebel ini, sudah pasti akan laku.

Selain itu, furnitur rakitan lebih mudah untuk dikemas saat dikirim, apalagi barang ini diekspor ke luar negeri yang jaraknya jauh. Mebel jenis ini juga lebih praktis dan simpel jika dibandingkan dengan furnitur konvensional.

  1. Pisahkan Bagian yang Bisa Dilepas

Cara kirim mebel ke luar negeri dengan mudah yakni memisahkan bagian mebel rakitan yang bisa dilepas. Ini akan memudahkan Anda dalam membungkus paket sehingga dapat mengoptimalkan ruang yang ada.

Selain itu, bagian pendukung furnitur seperti mur, sekrup, dan baut harus dipisahkan dalam plastik tersendiri agar tidak hilang ketika pengiriman. Bagian ini rawan hilang

  1. Tentukan Desain Kemasan

Untuk mengemas mebel, Anda harus mendesain terlebih dahulu kemasannya agar sesuai dengan bentuk dan isi paketnya. Perhatikan ukuran, bahan mebel, dan harga produk saat mengepas barang ini untuk diekspor.

Sesuaikan jenis kemasan dengan furnitur yang dikirimkan agar bisa sampai ke negara tujuan dengan aman. Pastikan tidak ada ruang kosong dalam paket agar furnitur yang ada di dalamnya terbebas dari resiko kerusakan. Ini merupakan cara kirim mebel ke luar negeri yang perlu diperhatikan.

Baca Juga: Kirim Produk Fashion Lebih Bagus Via Udara atau Laut? Simak Perbedaannya!

Cara Kirim Mebel Ke Luar Negeri Pembungkus
Cara Kirim Mebel Ke Luar Negeri Pembungkus
  1. Tentukan Bahan Pembungkus

Ada berbagai material pembungkus paket yang tersedia di pasaran dan penggunaannya disesuaikan dengan paket yang ada di dalamnya. Untuk furnitur yang rawan rusak, Anda perlu menggunakan material pembungkus yang kuat dan berlapis.

Hal ini bertujuan untuk menjaga paket dari kerusakan dan benturan selama perjalanan. Anda bisa juga melapisi bagian luar paket dengan peringatan bahwa barang di dalamnya merupakan benda yang rapuh. Dengan begitu, kurir pengiriman akan lebih berhati-hati dalam membawa paket tersebut.

  1. Lapisi Setiap Sudut Furnitur

Cara kirim mebel ke luar negeri agar aman yakni melapisi setiap sudutnya dengan material yang lebih tebal. Pasalnya, furnitur yang berbahan dasar kayu akan lebih mudah rusak jika terkena benturan di perjalanan.

Lapisan yang ditambahkan di setiap sudut mebel dapat menjadi pengaman untuk melindungi paket dari benturan. Setelah dilapisi, Anda bisa menambahkan tali untuk mengikat seluruh bagian paket agar lebih kokoh.

Adapun bahan yang dapat digunakan untuk melapisi bagian sudut furnitur yakni karton bergelombang atau bubble wrap.

  1. Pilihlah Jasa Pengiriman yang Tepat

Langkah terakhir saat hendak mengirimkan paket mebel ke luar negeri adalah memilih jasa ekspedisi yang tepat. Gunakan jasa pengiriman yang menyediakan layanan packing ulang sehingga pengemasan paket dapat memenuhi standar.

Selain itu, jika hendak mengirimkan ke luar negeri, pilihlah ekspedisi yang menyediakan layanan pengiriman via laut atau udara sehingga lebih efektif.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum kirim paket ke luar negeri berupa barang ekspor berukuran besar seperti furnitur. Pastikan Anda mengetahui cara kirim mebel ke luar negeri jika ingin memulai bisnis ekspor produk yang cukup laris di pasar global.

Memuat data..